jump to navigation

Prediksi Piala Eropa (Euro) 2012 June 8, 2012

Posted by deniborin in : Sepakbola , trackback

Prediksi Piala Eropa (Euro) 2012 – Prediksi pertandingan dan juara turnamen Piala Eropa 2012 berdasarkan data statistik dan hasil simulasi ilmiah berbasis data. Spanyol, Jerman, dan Inggris dinilai sebagai tiga tim terbaik di Piala Eropa 2012. Ada kemungkinan ketiganya bahkan akan mengisi babak empat besar nanti. Kata siapa?

Itu adalah data hasil dari sejuta simulasi komputer mengenai Piala Eropa, yang dilakukan oleh Dr Ian McHale, seorang pengajar senior di bidang statistik di Universitas Salford. Dari simulasi tersebut, Spanyol dinyatakan sebagai tim terbaik di turnamen, diikuti oleh Jerman dan Inggris.

Inggris sendiri diprediksi akan menghadapi Republik Irlandia di perempatfinal, sebelum kalah dari Jerman di semifinal. Sedangkan Prancis dan Italia secara statistik dinilai sulit lolos dari fase grup.

Untuk kalangan yang meragukan hasil temuan itu, McHale menyebut bahwa model analisisnya tersebut juga pernah memprediksi kalau Spanyol akan menjuarai Piala Dunia 2010.

“Matematika memang tidak menyebut Inggris pasti akan mencapai semifinal, tapi ini memberi indikasi bahwa suporter tidak bisa terlalu pesimistis dengan kans Inggris,” kata McHale di Guardian.

“Analisis menunjukkan ada 68% peluang Inggris akan lolos dari grupnya dan tampil lebih baik dari yang kita perkirakan,” paparnya.

Dalam melakukan kalkulasi, McHale menggunakan proses dua tahap. Pertama ia akan membuat model dari hasil pertandingan-pertandingan individu berdasarkan 11 ribu partai internasional terakhir yang memperkirakan tiga kemungkinan hasil pertandingan–menang, imbang, atau kalah. Setelah itu barulah ia akan menggunakan komputer untuk membuat simulasi turnamen.

Hasilnya adalah sebuah rincian matematika klinis mengenai kemungkinan masing-masing tim untuk menjuarai Piala Eropa 2012. Bak sebuah hitung-hitungan pasti, hasil itu tidak mempertimbangkan faktor-faktor X, semisal adanya kejutan.

“Salah satu muridku telah menuliskan sebuah program untuk masuk ke situs FIFA untuk mengambil seluruh hasil (pertandingan lalu). Dari data mentah ini aku sudah membuat sebuah model yang memperkirakan probabilitas meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan, dengan mempertimbangan sejumlah variabel seperti selisih peringkat kedua tim, keuntungan tuan rumah, jarak yang ditempuh sebuah tim untuk sampai ke laga itu, jumlah gol yang telah dibuat, tingkat pentingnya laga, hasil teranyar, dan lainnya.”

“Ini menghasilkan analisis yang lebih terperinci dan bernuansa ketimbang mendasarkan prediksi kepada aspek seperti peringkat FIFA saja,” beber McHale.

Tuntas tahap pertama, barulah McHale memasuki tahap kedua yakni melakukan simulasi Piala Eropa 2012 sebanyak sejuta kali.

“Ambil contoh misalkan Inggris vs Prancis dan data menyebut kans menang Inggris 40%, imbang 30% dan Prancis 30%. Simulasi ini akan menghasilkan sebuah angka acak antara 0 dan 1. Jika angka itu antara 0 dan 0,4 maka komputer akan menyebut Inggris memenangi laga itu. Jika antara 0,41 dan 0,70 laga akan imbang dan jika antara 0,71 dan 1 maka Prancis menang.”

“Komputer lalu terus memainkan seluruh turnamennya seperti itu dari laga awal di fase grup sampai final. (Setelah selesai) Kemudian akan memulai turnamen baru. Dan itu berlangsung sejuta kali,” terangnya.

Hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Jika menurut sejumlah bursa taruhan Spanyol memiliki peluang juara sebesar 25%, data McHale menyebut peluang itu semestinya 12% saja. Sebaliknya Inggris yang disebut bursa taruhan memiliki kans juara 7%, sebenarnya memiliki peluang juara 10%.

“Well, data ini tidak mempertimbangkan aspek cedera atau hukuman (larangan tampil) jadi tidak sempurna,” simpul McHale.

Comments»

no comments yet - be the first?